MODUL 1
1.0
Pengembang: OpenEDG Python Institute bekerjasama dengan
Cisco Networking Academy.
Target Audience: Calon programmer, pembelajar yang tertarik
pada pemrograman untuk kesenangan atau pekerjaan, profesional yang
mengeksplorasi teknologi Python, serta pemimpin tim, manajer produk, dan
manajer proyek yang ingin memahami terminologi dan proses dalam siklus
pengembangan perangkat lunak.
Sumber Daya: Materi praktek langsung, laboratorium, kuis,
penilaian, tes, dan tantangan pemrograman nyata.
Silabus:
Modul 1: Pengenalan Python dan pemrograman komputer.
Modul 2: Tipe data, variabel, operasi input-output dasar,
operator dasar.
Modul 3: Nilai Boolean, eksekusi kondisi, loop, daftar dan
pemrosesan daftar, operasi logika dan bitwise.
-Modul 4: Fungsi, tuple, kamus, pengecualian, dan pemrosesan
data.
1.1
1.1.1 Bagaimana program komputer bekerja?
Sebuah program membuat komputer dapat digunakan. Tanpa program, komputer hanyalah benda mati. Komputer bisa melakukan tugas yang sangat kompleks, tetapi kemampuan ini bukanlah bawaan. Secara alami, komputer hanya bisa melakukan operasi yang sangat sederhana, misalnya menambah atau membagi, tetapi dapat melakukannya dengan sangat cepat dan berulang kali.
Contoh: Jika ingin mengetahui kecepatan rata-rata selama perjalanan, kita harus menginstruksikan komputer untuk:
1. Menerima angka yang mewakili jarak.
2. Menerima angka yang mewakili waktu perjalanan.
3. Membagi nilai pertama dengan yang kedua dan menyimpan hasilnya di memori.
4. Menampilkan hasil dalam format yang mudah dibaca.
1.1.2 Bahasa alami vs. bahasa pemrograman
Bahasa adalah alat untuk mengekspresikan dan merekam pikiran. Ada banyak bahasa, termasuk bahasa tubuh yang tidak memerlukan bicara atau menulis, serta bahasa ibu yang digunakan sehari-hari. Komputer memiliki bahasa sendiri yang disebut bahasa mesin, yang sangat sederhana dan terdiri dari perintah-perintah dasar.
Komputer tidak memiliki kecerdasan dan hanya merespon perintah yang telah diprogram sebelumnya. Set perintah lengkap dikenal sebagai daftar instruksi (Instruction List atau IL). Berbeda dengan bahasa manusia yang berkembang secara alami, bahasa mesin dikembangkan oleh manusia.
Namun, bahasa mesin dan bahasa manusia terus berkembang. Bahasa manusia adalah bahasa alami yang berevolusi dan menciptakan kata-kata baru setiap hari.
Tentu, berikut adalah terjemahannya:
1.1.3 Apa yang membuat sebuah bahasa?
Kita dapat mengatakan bahwa setiap bahasa (mesin atau alami, tidak masalah) terdiri dari elemen-elemen berikut:
- an alphabet
Sekumpulan simbol yang digunakan untuk membangun kata-kata dalam bahasa tertentu (misalnya, alfabet Latin untuk bahasa Inggris, alfabet Sirilik untuk bahasa Rusia, Kanji untuk bahasa Jepang, dan sebagainya).
- a lexis
- a syntax
- semantics
- Bahasa Mesin (Machine Language):
- IL (Instruction List) adalah alfabet dari bahasa mesin, yaitu kumpulan simbol paling sederhana untuk memberikan perintah kepada komputer.
- Bahasa ini adalah bahasa ibu komputer, tetapi sangat berbeda dengan bahasa manusia. Komputer dan manusia membutuhkan bahasa yang bisa dipahami oleh keduanya, yaitu bahasa pemrograman tingkat tinggi.
- Bahasa Tingkat Tinggi (High-Level Language):Bahasa ini lebih kompleks dibandingkan bahasa mesin tetapi lebih sederhana dibandingkan bahasa alami.
- Program yang ditulis dalam bahasa tingkat tinggi disebut kode sumber (source code) dan disimpan dalam file sumber (source file).
- Kompilasi (Compilation):Kode sumber diterjemahkan sekali menjadi kode mesin oleh program yang disebut kompilator (compiler).Hasilnya adalah file yang dapat dijalankan (misalnya, file .exe untuk Windows) dan dapat didistribusikan.
- Interpretasi (Interpretation):Kode sumber diterjemahkan setiap kali dijalankan oleh program yang disebut interpreter.Kode sumber tidak dapat didistribusikan tanpa interpreter, karena eksekusi memerlukan interpreter.
- Interpreter membaca kode sumber dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
- Interpreter memeriksa kesalahan dalam kode (aspek alfabetis, leksikal, sintaksis, dan semantik).
- Jika ada kesalahan, interpreter mengeluarkan pesan kesalahan dan berhenti bekerja.
- Interpreter mencoba mengeksekusi setiap baris kode satu per satu. Proses "baca-periksa-eksekusi" dapat diulang beberapa kali.
Kompilasi
- Proses: Kode sumber (yang ditulis oleh programmer) diubah menjadi kode mesin (bahasa yang dimengerti komputer) sekaligus.
- Kecepatan: Kode mesin yang dihasilkan biasanya lebih cepat dieksekusi.
- Distribusi: Kode mesin dapat langsung dijalankan di komputer tanpa memerlukan program tambahan.
- Kerahasiaan: Kode mesin lebih sulit dibaca oleh manusia, sehingga kode sumber lebih terlindungi.
- Kekurangan: Proses kompilasi bisa memakan waktu, dan kode mesin hanya bisa dijalankan di platform yang sama saat kompilasi dilakukan.
Interpretasi
- Proses: Kode sumber diterjemahkan dan dieksekusi baris per baris saat program dijalankan.
- Kecepatan: Eksekusi kode biasanya lebih lambat karena harus diterjemahkan setiap saat.
- Distribusi: Membutuhkan interpreter (program yang menerjemahkan kode) di setiap komputer yang akan menjalankan kode.
- Fleksibilitas: Kode sumber dapat dijalankan di berbagai platform tanpa perlu kompilasi ulang.
- Kekurangan: Kode sumber lebih mudah dibaca, sehingga kurang terlindungi.
Apa artinya untukmu?
Python adalah bahasa yang diinterpretasi. Artinya, ia memiliki semua kelebihan dan kekurangan yang telah dijelaskan. Tentu saja, Python juga memiliki beberapa fitur uniknya sendiri.
Jika kamu ingin memprogram dengan Python, kamu akan membutuhkan interpreter Python. Kamu tidak akan bisa menjalankan kodemu tanpanya. Untungnya, Python itu gratis. Ini adalah salah satu kelebihan terpentingnya.
Karena alasan sejarah, bahasa yang dirancang untuk digunakan dengan cara interpretasi sering disebut bahasa skrip, sementara program sumber yang dikodekan menggunakannya disebut skrip.