Rabu, 25 September 2024

Praktikum Laporan Vlan

https://drive.google.com/drive/folders/1HiG_N8vI7P8lPkmwsedZ_g_GTu488LtF?usp=sharing

                        PRAKTIKUM LAPORAN VLAN

 

 

Setiap switch memilliki 1leptop dan 2pc

Masukan ip pada setiap pc yang sudah di tentukan vlan nya

PC1 pada S1 ip vlan 33= 10.10.3.1/30 (255.255.255.252)

PC2 pada S1 ip vlan 11= 192.168.1.1/30 (255.255.255.252)

PC1 pada S2 ip vlan 22 = 172.16.2.1/30 (255.255.255.252)

PC2 pada S2 ip vlan 33 = 10.10.3.2/30 (255.255.255.252)

PC1 pada S3 ip vlan 44 = 10.10.4.1/30 (255.255.255.252)

PC2 pada S3 ip vlan 22 = 172.16.2.2/30 (255.255.255.252)

PC1 pada S4 ip vlan 11 = 192.168.1.2/30 (255.255.255.252)

PC2 pada S4 ip vlan = 10.10.4.2/30 (255.255.255.252)

 S1
>en

#conf t

#hostname S1

#vlan 11

#name vlan11TJKT

#vlan 33

#name vlan33TE

#vlan 88

#name native

#exit

#int f0/1

#swicthport mode access

#switchport access vlan 33 (sesuai port yg terpasang)

#int f0/2

#swtchport mode access

#switchport mode vlan 11

#exit

#int g0/1

#switchport mode trunk

#switchport trunk allowed vlan 11,22,33,44,88

#exit

#sh vlan br

Pindah ke S2
>en

#conf t

#hostname S2

#vlan 22

#name vlan22PPLG

#vlan 33

#name vlan33TE

#vlan 11

#name vlan11TJKT

#vlan 44

#name vlan44TKI

#vlan 88

#name native

#exit

#int f0/1

#swicthport mode access

#switchport access vlan 22(sesuai port yg terpasang)

#int f0/2

#swtchport mode access

#switchport mode vlan 33

#exit


#int range g0/1-2

#switchport mode trunk

#switchport trunk allowed vlan 11,22,33,44,88

#exit

#sh vlan br

S3
>en

#conf t

#hostname S3

#vlan 22

#name vlan22PPLG

#vlan 44

#name vlan44TKI

#vlan 11

#name vlan11TJKT

#vlan 33

#name vlan44TE

#vlan 88

#name native

#exit

#int f0/1

#swicthport mode access

#switchport access vlan 44(sesuai port yg terpasang)

#int f0/2

#swtchport mode access

#switchport mode vlan 22

#exit

#int range g0/1-2

#switchport mode trunk

#switchport trunk allowed vlan 11,22,33,44,88

#exit

#sh vlan br



 S4
>en

#conf t

#hostname S4

#vlan 11

#name vlan11TJKT

#vlan 44

#name vlan44TKI

#vlan 88

#name native

#exit

#int f0/1

#swicthport mode access

#switchport access vlan 11 (sesuai port yg terpasang)

#int f0/2

#swtchport mode access

#switchport mode vlan 44

#exit


#int g0/2

#switchport mode trunk

#switchport trunk allowed vlan 11,22,33,44,88

#exit

#sh vlan br



(jika setiap vlan terdapat port nya sesuai dengan topologi maka selesai config lanjut ke smd)

(Masuk cmd)

ping 192.168.1.2 (ke S4 vlan11)


ping10.10.3.2 (ke S2 vlan 33)


ping 10.10.4.2 (ke S3 vlan 44)


ping 172.16.2.1 (ke S3 vlan 22)

jika ingin ngeping samakan vlan dan ip nya agar satu network agar terkonek




Selasa, 10 September 2024

Laporan Praktikum Paket tracer 1.1.7

 LAPORAN 1.1.7

Masuk ke file paket tracer 1.1.7
1.jika sudah masuk tarik switch dan pc 

2.lalu ambil kabel straig untuk ke f0/6 dan pc lalu ambil kabel consol untuk switch dan pc. Lalu aktifkan pc untuk memulai


3.Masuk pada pc lalu klik destop lalu ip configration


4.Masukan ip pc-a ip address gateway dan ipv6
   ip:192.168.1.0  255.255.255.0(klik aja pada subnet mask)
   ipv6: 2001:db8:acad:1::10/64
   


5.Masuk pada terminal 
   [yes/no]:n
   switch>en
   #show run
   

#show startup-config
#show int vlan 1
#conf t
switch(config)#int vlan 1
switch(config-if)#no sh
#exit
switch(config)#exit


Switch#show startup-config
#show int vlan 1
#conf t
switch(config)#int vlan1 
switch(config-if)#no sh
switch(config-if)#exit
switch(config)#exit
Switch#exit
switch# show version


switch#show wlan


#show interface gig1/0/6
#show wlan


#show flash
#dir flash
#conf t
switch(config)#no ip domain-lookup
#hostname S1
S1 (config)#service password-encryption
#enable secret class 
#banner motd #Unauthorized access is stricty prohibited#
#vlan 99
S1 (config-if)#ip address 192.168.1.2 255.255.255.0
#ipv6 address 2001:db8:acad:1::2/64
#ipv6 address fe80::2 link-local
#no sh
#end
S1#show ip int vlan 99


#conf t
switch(config)#int range g1/0/1-24
S1 (config-if-range)#switchport access vlan 




#end
S1#show ip int vlan 99
#show wlan brief


S1#conf t
S1(config)#ip default-gateway 192.168.1.1
#line console 0
#password cisco 
#logging synchronous
#login
#exit
#line vty 0 15
#password cisco
#login
#exit


Masuk pada cmd/command prompt
ping 192.168.1.2
ping 2001:db8:acad:1::2
telnet 192.168.1.2


#show run


#show int vlan 99


ping 192.168.1.2
ping 2001:db8acad:1::2







selesai

























Senin, 09 September 2024

Laporan Praktikum Pengenalan Patch Panel

PENGERTIAN


 Patch panel adalah perangkat yang digunakan dalam jaringan komputer untuk mengatur dan menghubungkan kabel jaringan dengan mudah. Bayangkan seperti kotak kecil dengan banyak lubang di dalamnya, dan lubang-lubang ini adalah port untuk menghubungkan kabel jaringan.Patch panel berbentuk persegi panjang dan umumnya memiliki banyak port (biasanya 12, 24, atau 48 port) yang tersusun dalam baris.Patch panel membantu mengatur kabel jaringan dengan rapi sehingga mudah diidentifikasi dan dihubungkan.Patch panel memungkinkan koneksi dan pemindahan perangkat jaringan dengan mudah, tanpa perlu menyentuh kabel utama.Patch panel memberikan fleksibilitas dalam konfigurasi jaringan, memungkinkan penambahan atau penghapusan perangkat dengan mudah.


Patch panel adalah perangkat penting dalam jaringan komputer yang memiliki berbagai fungsi

1. Organisasi dan Manajemen Kabel: Patch panel membantu menata kabel jaringan dengan rapi dan teratur. Kabel-kabel dihubungkan ke port-port pada patch panel, sehingga mudah diidentifikasi dan dihubungkan. Dengan menggunakan patch panel, kabel jaringan tidak lagi terurai di lantai atau di balik meja, sehingga mengurangi risiko kerusakan dan memudahkan perawatan.

2. Kemudahan Koneksi dan Pemindahan: Patch panel memungkinkan koneksi dan pemindahan perangkat jaringan dengan mudah. Anda dapat mengganti perangkat tanpa perlu menyentuh kabel utama. Cukup dengan mencabut kabel patch dari patch panel dan menghubungkannya ke perangkat baru.
 
3. Fleksibilitas dan Skalabilitas: Patch panel memberikan fleksibilitas dalam konfigurasi jaringan. Anda dapat menambahkan atau menghapus perangkat jaringan dengan mudah tanpa perlu mengubah kabel utama. Patch panel juga memungkinkan penambahan perangkat baru dengan mudah, sehingga jaringan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan.
 
4. Peningkatan Keamanan dan Keandalan: Dengan menggunakan patch panel, risiko kerusakan kabel berkurang karena kabel terorganisir dan terlindungi. Patch panel juga meningkatkan keandalan jaringan dengan menyediakan titik koneksi yang terpusat dan mudah diakses.

5. Penghubung Berbagai Jenis Kabel: Patch panel dapat menghubungkan berbagai jenis kabel jaringan, seperti kabel UTP, STP, dan fiber optic. Anda dapat memilih patch panel yang sesuai dengan jenis kabel yang Anda gunakan.

ALAT-ALAT

1.Keystone Jacks
2.Crimping Tool
3.Cable Stripper
4.Punch Down Tool


5.Network Cable Tester
6.Kabel Cat5

LANGKAH-LANGKAH

Langkah 1: Persiapan Kabel

  1. Potong Kabel:

    • Ukur dan potong kabel jaringan ke panjang yang diinginkan.
  2. Kupas Kabel:

    • Gunakan cable stripper untuk mengupas lapisan luar kabel jaringan, sekitar 2-3 cm dari ujung kabel, sehingga Anda bisa melihat kawat tembaga di dalamnya.
  3. Pisahkan dan Susun Kawat:

    • Pisahkan kawat tembaga yang ada di dalam kabel, dan susun sesuai dengan urutan yang sesuai ( T568B atau Putih oren,oren,putih hijau,biru,putih biru,hijau,putih coklat,coklat) berdasarkan standar jaringan yang di gunakan.

Langkah 2: Instalasi Keystone Jacks ke Patch Panel

  1. Pasang Keystone Jacks:

    • Masukkan keystone jacks ke dalam slot di patch panel. Pastikan keystone jack terpasang dengan baik di tempatnya.
  2. Gunakan Punch Down Tool:

    • Gunakan punch down tool untuk menghubungkan kawat tembaga dari kabel ke keystone jack. Tekan kawat ke dalam konektor keystone jack dengan punch down tool hingga kawat terhubung dengan aman.

Langkah 3: Hubungkan Kabel ke Keystone Jacks

  1. Hubungkan Kawat ke Keystone Jack:

    • Dengan menggunakan punch down tool, hubungkan kawat tembaga yang telah disiapkan ke terminal pada keystone jack. Pastikan setiap kawat terhubung dengan benar sesuai dengan urutan warna yang sesuai.
  2. Cek Koneksi:

    • Periksa kembali semua koneksi untuk memastikan tidak ada kawat yang longgar atau terhubung salah.

Langkah 4: Uji Koneksi

  1. Gunakan Network Cable Tester:
    • Uji setiap kabel dengan network cable tester untuk memastikan bahwa semua koneksi berfungsi dengan baik dan tidak ada masalah dengan kabel atau koneksi.

Langkah 5: Pasang Patch Panel

  1. Pasang Patch Panel ke Rak:
    • Gunakan screwdriver untuk memasang patch panel ke rak atau panel pemasangan yang telah disiapkan. Pastikan patch panel terpasang dengan kokoh dan rata.

Langkah 6: Hubungkan Kabel Jaringan

  1. Hubungkan Kabel Jaringan ke Patch Panel:

    • Hubungkan ujung kabel jaringan yang sudah terpasang ke keystone jack dengan port yang sesuai di patch panel.
  2. Atur Kabel dengan Rapi:

    • Gunakan cable management accessories untuk menjaga kabel tetap rapi dan teratur. Ini penting untuk menghindari kabel kusut dan memudahkan perawatan di masa depan.









Kamis, 05 September 2024

Paktikum Pengenalan Perangkat Cisco

1.Masuk kan cabel consol ke perangkat switch dan jan lupa adapternya nyala kan agar switch nya menyala


2.Pasangkan cabel consol ke dalam leptop untuk menditek seri switch


3.Masuk pada file driver  yang sudah di dowload dengan seri yang sama jika sudah masuk lalu instal apk driver 







4.Ketik divace manager 


5.scroll ke bawah hingga menemukan "Ports (COM&LPT) USB Serial Port (COM3)"


6.Masuk pada putty lalu masuk serial ganti menjadi COM3 OPEN/ENTER 


7.Jika seperti ini maka berhasil login lalu config seperti yang di perintah








 

JURNAL HARIAN PRAKERIN (DAY 89)

 Jurnal harian Hari/Tanggal: Jum'at, 28 November 2025 Nama Siswa: Army Talita Septia Hapsari Tempat PKL : PT SIDNET (perusahaan 1) PEMBI...